5 Negara Di Asia Pemilik Kapal Induk, Indonesia jadi pengguna ke-2 di Asia Tenggara dan ke-6 dikawasan Asia.
Ditengah rencana Indonesia untuk mengakuisisi kapal induk kelas Ringan dari Italia yaitu ITS GIUSEPPE GARIBALDI.
Taukah kamu, jika dikawasan Asia, ternyata tidak banyak negara yang memiliki aset kapal induk.
Kapal Induk sendiri terbagi atas beberapa kategori, meliputi platform kapal induk multi-misi atau lebih dikenal sebagai Landing Helicopter Dock (LHD) dan Landing Platform Dock (LPD).
Serta kapal induk khusus kombatan udara atau dikenal sebagai Aircraft Carrier/Strike Carrier.
Baca Juga: Mengenal Shahpar II Calon Drone Tempur Baru Indonesia
dan berikut adalah kelima negara pemilik aset kapal induk dikawasan Asia.
CHINA
Diurutan pertama ditempati oleh negara Republik Rakyat China (RRC).
Negara besar dibenua Asia ini, belakangan sedang berambisi untuk menjadi kekuatan laut dunia dan bersaing melawan dominasi Amerika Serikat.
Dimana saat ini, China diketahui memiliki sebanyak 3 kapal induk khusus kombatan udara, yang bertugas penuh untuk membawa pesawat tempur, helikopter dan platform peringatan dini berbasis kapal induk.
Ketiga kapal besar tersebut, diantaranya:
- Liaoning
- Shandong
- dan Fujian
Selain ketiga kapal induk khusus platform kombatan udara, China juga punya platform kapal induk multi-mission, diantaranya ada:
- 4× LHD Tipe 075
- 8× LPD Tipe 071
- 1× LHD Tipe 076 (belum bertugas).
! Jumlah unit, bisa melebihi data diatas.
Tidak sampai disitu, saat ini, China juga dikabarkan tengah mempersiapkan fase pengembangan dan produksi untuk memproduksi kapal induk full kombatan udara (Aircraft Carrier) ke empatnya.
INDIA
Jika China punya 3, maka India dilaporkan kini memiliki sekitar 2 unit kapal induk jenis Aircraft Carrier, yang dapat membawa berbagai platform udara.
Dimana India, diketahui memiliki setidaknya 2 kapal induk yaitu:
- INS VIKRAMADITYA
- dan INS VIKRANT
Dari kedua nama tersebut, INS VIKRANT merupakan kapal induk paling baru yang dimiliki oleh India saat ini dan baru resmi berdinas dibawah Angkatan Laut India pada tahun 2022, serta beroperasi penuh ditahun 2023.
Selain kedua kapal besar tersebut, India juga mengoperasikan sekitar 1 platform kapal multi-mission kategori LPD, bernama INS Jalashwa.
Yang difungsikan sebagai kapal serbu amfibi dan platform khusus untuk pendaratan helikopter.
Selain itu, saat ini India juga tengah menjajaki untuk pembuatan platform kapal multi-mission jenis Multi-Role Support Vessel (MRSV).
JEPANG
Negara di Asia berikutnya, yang memiliki aset Kapal Induk, ada Jepang.
Dimana Jepang diketahui memiliki beberapa kapal induk multi-mission kelas ringan, terkategorikan sebagai LHD. Yang diantaranya ada:
- JS IZUMO
- dan JS Kaga
Selain itu, Jepang juga memiliki beberapa unit platform Kapal Multi-mission terkategorikan sebagai Landing Ship Tank (LST) Kelas Osumi.
namun kapal jenis ini juga memiliki dek penerbangan dengan desain flat top, selayaknya kapal induk dan LHD.
Yang mana fitur ini memungkinkan kapal tersebut dapat membawa pesawat berkemampuan VTOL, Helikopter, Drone, dan sebagainya. Berikut beberapa nama kapal LST Kelas Osumi milik Jepang, yang terverifikasi.
- JS Osumi
- JS Shimokita
- JS Kunisaki
TURKIYE
Sama halnya dengan Jepang, kapal induk milik Turkiye, dapat terklasifikasikan sebagai LHD.
Dimana sejauh ini, Turkiye dilaporkan hanya memiliki satu kapal induk kategori LHD, bernama TCG Anadolu.
dan kapal tersebut, jadi kapal induk salah satu yang pertama didunia, yang difungsikan sebagai kapal induk drone.
Namun jika melihat dari data diatas kertas, tidak menutup kemungkinan juga jika nantinya kapal ini bisa juga jadi home base bagi helikopter dan pesawat tempur berkemampuan VTOL seperti F-35.
THAILAND
Negara dikawasan Asia terkahir yang mengoperasikan kapal induk ialah Thailand.
Dimana Thailand diketahui mengoperasikan satu unit kapal induk kelas Ringan bernama HTMS Chakri Naruebet.
dan terlepas dari pro-kontrak soal kebijakan pertahanan Thailand terhadap kapal induk ini.
Faktanya HTMS Chakri Naruebet merupakan kapal induk pertama yang dimiliki oleh negara di kawasan Asia Tenggara, serta sampai saat ini statusnya masih aktif.
Itu dia pembahasan soal 5 Negara Di Asia Pemilik Kapal Induk.
Baca Juga: Alasan Kapal Induk Tidak Bisa Dimiliki Semua Negara
Kunjungi selalu lintaspikiran.com untuk melihat beragam informasi soal militer.



