Mengenal Tank Tempur Ringan P8 Buatan PT SSE Indonesia, dilengkapi kemampuan anti-drone dan sistem roket multimission.
Indonesia merupakan salah satu negara di ASEAN yang beberapa dekade belakangan sangat fokus terhadap kekuatan pertahanan nasional dan negara ini tidak hanya mengandalkan pada pembelian alat militer secara impor saja, melainkan juga turut mengembangkan sistem alat militer didalam negeri.
Dimana salah satu alat militer buatan Indonesia terbaru ialah Tank Tempur Ringan Jenis P8, yang dikembangkan oleh PT Surya Sentra Ekajaya atau sering disebut sebagai PT SSE.
dan ini merupakan satu dari dua jenis Tank Tempur yang dikembangkan oleh Indonesia, setelah Tank Tempur Medium HARIMAU buatan PT PINDAD Persero.
Berbeda dengan Tank Harimau yang dirancang sebagai medium tank Kombatan Garis Depan, dengan mengandalkan amunisi kaliber besar untuk mendukung daya rusaknya.
Sedangkan Tank Ringan Tipe P8 ini dirancang sebagai Tank Tempur pendukung unit kavaleri, yang dapat membawa berbagai media sistem persenjataan untuk melindungi dan memberikan serangan dukungan, untuk membantu operasi tempur kavaleri digaris depan dan operasi khusus skala besar.
Untuk pengoptimalan peran tersebut, maka Platform Tank Tempur Ringan jenis P8 buatan PT SSE ini, didesain agar dapat Kapabel dan mudah terintegrasi dengan berbagai sistem persenjataan modern.
Di Tank Tempur Ringan tipe P8 ini, kita dapat menemui sistem Remote Canon Gun kaliber 30mm, Sistem Coaxial berupa senapan mesin kaliber 7.62 mm, sistem peluncur Granat Asap, sistem anti-drone, sensor deteksi arah tembakan, hingga ia juga telah didukung oleh Sistem Peringatan Laser.
Dimana fitur Laser Warning System pada TANK P8 ini dapat menginformasikan kepada operator tank, jika posisi unit yang ia bawa telah ditandai oleh sistem laser penanda dari unit lawan, sehingga operator TANK bisa sesegera mungkin melakukan rotasi.
Agara terhindar dari sistem rudal anti-tank, amunisi pintar berpemandu, hingga drone berhulu ledak tinggi.
Baca Juga: KRI RAJA HAJI FISABILILLAH Memasuki Fase Full Kombat
Disamping itu untuk desain dan struktur pelindung tank, Tank tempur ringan P8 ini dilengkapi dengan desain platform khusus yang dapat mendukung operasi tempur amfibi dan Tank ini juga didukung oleh Armor STANAG 4569 Level 3, yang tahan pada tembakkan peluru tipe 7.62 x 51 AP.
Kemudian untuk memberikan kesadaran situasional pada operator Tank, di Tank Tempur Ringan P8 ini tersedia fitur:
- sistem peringatan laser
- periskop wide view
- dan kamera 360 derajat dengan fitur Penglihatan Malam

Sedangkan diarea sekitar turret, tepatnya dibagian bawah turet, terdapat sekitar 8 sistem peluncur granat asap, yang dapat digunakan untuk mengecoh pengelihatan lawan.
Kemudian untuk sistem turretnya sendiri, Tank tempur ringan P8 ini menggunakan sistem Remote Canon Gun kaliber 30mm yang merupakan sistem senjata utama dari Tank P8 buatan PT SSE saat ini.
Selain itu terpasang juga sistem senjata Coaxial berupa senapan mesin kaliber 7.62 mm.
disisi kanan Turret terdapat 5 sistem peluncur roket, dengan tiap sistem peluncur berukuran 70 mm, yang besar kemungkinan dapat mengakomodasi roket jenis FZ275 LGR buatan Thales.
dimana roket jenis tersebut dapat dioperasikan untuk melumpuhkan drone kamikaze dan drone intai serta juga dapat melakukan serangan darat ke darat, menargetkan posisi strategis lawan.
Diatas sistem Turret ini, adapun beberapa sistem untuk mendukung pengelihatan operator Tank, baik untuk mencari target, mengunci target, hingga mengkontrol sistem senjata utama, meliputi terdapat sistem:
Radar EchoShield Multi-Mission 4D: yang mampu melacak target udara sejauh 30km.
Commander Sight: dengan kemampuan pengelihatan 360 derajat dan didukung oleh teknologi pengelihatan malam jarak jauh.

Dibagian belakang Tank jenis, terdapat sistem Intercommunication berupa radio HF & V atau UHF sebagai media utama sistem komunikasi antara operator dan pusat komando operasi.
Selain itu ada juga sistem deteksi tembakkan 360 derajat, yang dapat memberitaukan operator Tank dari mana tembakan berasal, sehingga dapat dengan cepat direspon oleh operator.
Sementara itu untuk mendukung operasional penuh TANK, di Tank Tempur Ringan P8 buatan PT SSE ini, dapat diawaki oleh sekitar 3 personil militer terlatih, yang terdiri dari driver, commander, dan gunner.
Terlepas dari soal kemampuan tempur dan spesifikasi dasar platform, dikutip dari beberapa sumber, menyebut jika kedepannya PT Surya Sentra Ekajaya dikabarkan akan melakukan pengembangan lebih lanjut, terhadap platform Tank Tempur Ringan P8, sehingga nantinya akan melahirkan sekitar 10 varian tank baru, baik versi kombatan ataupun non-kombatan, seperti diantaranya:
- Tank P8 versi Scout
- Tank P8 versi C-UAS
- Tank P8 versi UGV
- Tank P8 versi Scout ATGM: dengan kemampuan penembakan sistem rudal anti-tank berpemandu.
- Tank P8 versi Ambulance
- Tank P8 berkemampuan Autonomous
- Tank P8 versi MLRS: yang dapat menembakan beragam jenis roket darat ke darat.
- dan beberapa varian lainnya, yang belum diumumkan ke publik.
Sedangkan untuk spesifikasi dari platform tank tempur ringan P8 ini, ia didesain untuk menggunakan sistem penggerak tipe Hybrid Powertrain, yang menggabungkan dua jenis sumber energi yaitu mesin pembakaran internal (Diesel) dan motor listrik (Elektrik), sehingga jadi lebih efisien dengan jangkauan jelajah tinggi dan sistem penggerak tersebut, dapat menggerakkan Tank Tempur Ringan P8 hinggga diKecepatan maksimal 105 km/jam.
sementara dari segi ukuran, Tank Tempur Ringan P8 ini memiliki dimensi panjang platform tank ada diangka 6.1 meter, lebar 2.7 meter dan tinggi tanpa turret diangka 1.9 meter, jika dihitung dengan tinggi turet beserta perlengkapan sensor dan radar diatasnya. Maka Tank Tempur Ringan P8, memiliki tinggi keseluruhan capai 2.6 meter, dengan Ground Clearance sekitar 473 mm.
Disamping itu, sejauh ini PT SSE terus melakukan pengujian terhadap platform tank tempur ringan Jenis P8 buatannya.
Itu dia pembahasan soal, Mengenal Tank Tempur Ringan P8 Buatan PT SSE Indonesia.
Baca Juga: Mengenal 2 Calon Pesawat Patroli Maritim Baru Indonesia Asal Italia
Lihat lebih banyak informasi seputar alat militer dan sejenisnya di lintaspikiran.com



