Mengenal Program Kapal Selam Mini KSM-32 buatan BRIN Indonesia

Mengenal Program Kapal Selam Mini KSM-32 buatan BRIN Indonesia

Mengenal Program Kapal Selam Mini KSM-32 buatan BRIN Indonesia, mari kita bahas spesifikasi dan kapasitas tempurnya.

KSM-32 merupakan nama program kapal selam MIDGET dengan ukuran paling besar dalam sejarah projek Kapal Selam Mini Indonesia, dan ini merupakan program kapal Selam mini yang digagas oleh BPPT.

Dimana program kapal selam mini KSM, pertama kali diperkenalkan oleh BPPT ke publik pada tahun 2016, dengan diperkenalkannya desain dari Kapal Selam KSM tipe 22, yang dirancang memiliki panjang lambung kapal diangka 22 meter dan diameter lambung sekitar 3 meter.

Serta dalam projek KSM-22 ini BPPT juga turut bekerjasama dengan Palindo Marine dan Universitas Indonesia.

Dikategori ukuran yang sama, kala itu juga ada dari DISLITBANG Angkatan Laut, yang memperkenalkan kapal selam mini tipe 22 meter, dengan 4 sistem tabung torpedo terpasang pada area haluan kapal selam.

Berbeda dengan yang dikembangkan oleh DISLITBANG Angkatan Laut, Kapal Selam Mini tipe 22 meter dari BPPT dan Palindo Marine ini, justru awalnya tidak memasukan sistem persenjataan pada rancangan desain kapal selam KSM-22.

Baca Juga: Inovasi Peningkatan Pendapatan Daerah di Era Digital

Hal itu dikarenakan kapal selam jenis KSM tipe 22 dari BPPT dan Palindo Marine, kala itu lebih difokuskan untuk misi patroli maritim dan pengintaian bawah laut serta permukaan laut.

Serta projek KSM-22 ini, merupakan landasan awal, dari munculnya Kapal Selam Jenis KSM tipe 32, dengan dimensi panjang lambung kapal, capai 32 meter dan telah didukung oleh beragam teknologi dan sistem persenjataan bawah laut modern.

Serta kapal selam KSM-32 ini, baru Pertama kali diperkenalkan oleh BPPT pada tahun 2021.

Pada Projek KSM tipe 32 ini, perubahan tidak hanya terjadi pada ukuran badan kapal, melainkan juga adanya perubahan pada bagian konsep, peran, dan fungsi kapal selam.

Dimana kapal selam mini KSM tipe 32, sudah dilengkapi dengan 2 sistem tabung peluncur torpedo kelas berat, untuk mendukung operasi peran tempur.

Dengan ukuran panjang lambung kapal ada diangka, 32 meter serta diameter lambung kapal sekitar 3.5 meter, maka fleksibilitas adalah kemampuan paling mematikan yang ditawarkan oleh Kapal Selam Mini Tipe 32.

Dimana dengan ukuran yang Compact, turut memberikan kemudahan bagi kapal selam jenis ini, untuk menyusup ke berbagai wilayah perairan, dengan tingkat kedalaman yang relatif lebih beragam dan dangkal.

Sejalan dengan itu, diatas kertas, kapal selam KSM tipe 32 juga memiliki kemampuan penyelaman maksimal hingga di kedalaman 150 meter dan dalam mode menyelam, ia dapat bergerak dengan kecepatan maksimal, 7 knot.

Sementara dalam mode senyap. Kapal selam ini hanya akan bergerak di kecepatan 4 knot.

Disisi lain kapal selam ini juga diproyeksikan dapat beroperasi pada kecepatan normal diangka capai 15 knot.

Selain dapat membawa Sistem Torpedo anti Kapal, kapal selam ini juga memiliki ruang untuk mendukung mobilisasi pasukan khusus skala kecil diarea lambung kapal.

Dimana kapal selam KSM tipe 32, dapat membawa 8 personil operator kapal dan 4 personil pasukan khusus, untuk misi bawah laut serta operasi permukaan.

Sedangkan untuk jangkauan Operasional kapal, Kapal selam buatan BPPT ini dapat beroperasi sejauh 4.000 mill laut atau sekitar 7.400 kilometer.

Sejauh ini kapal selam mini tipe 32 dari BPPT, belum ada perkembangan terbaru, dan BPPT sendiri kini telah bergabung kedalam Badan Riset dan Inovasi Nasional, atau disingkat sebagai BRIN.

Itu dia pembahasan tentang Mengenal Program Kapal Selam Mini KSM-32 buatan BRIN Indonesia.

Baca Juga: Mungkinkah CN-235 Menjadi Pesawat AWACS Indonesia?

Kunjungi selalu lintaspikiran.com untuk melihat lebih banyak informasi tentang militer lainnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Scroll to Top