Mengenal Sistem Manajemen Tempur MANDHALA MK2 Buatan Indonesia Untuk Kapal Perang TNI.

Mengenal Sistem Manajemen Tempur MANDHALA MK2 Buatan Indonesia Untuk Kapal Perang TNI.

Mengenal Sistem Manajemen Tempur MANDHALA MK2 Buatan Indonesia Untuk Kapal Perang TNI dan akan diaplikasikan pada kapal perang baru serta retrofit, guna meningkatkan kapabilitas operasi.

Dalam pertempuran laut modern, kapal perang dirancang terdiri dari banyak sistem dan teknologi canggih untuk mengatasi berbagai jenis ancaman dilautan.

Selain mengandalkan sistem persenjataan fisik, Kapal Perang modern juga didukung oleh kemampuan tempur invisible, yang mengandalkan teknologi electronic warfare seperti jamming, Deception, Chaff, dan masih banyak lagi.

Namun semua perangkat canggih dan sistem persenjataan modern tersebut, tidak akan dapat bekerja dengan efisiensi dan efektif, jika tidak didukung oleh sistem bernama “CMS” atau Combat Management System”

Dikapal perang modern, teknologi ini bekerja dengan menyatukan banyak data dan informasi, dari tiap sistem radar, Sonar, hingga teknologi optik inframerah yang terpasang pada kapal perang.

Data-data tersebut, nantinya dapat digunakan oleh CMS, untuk menganalisa target dan memandu sistem Rudal, Torpedo, serta sistem persenjataan lainnya yang ada pada kapal menuju target.

Di Indonesia, ada cukup banyak kapal Cepat Rudal buatan galangan kapal dalam Negeri, masih mengandalkan Sistem CMS dari China.

Hal itu dikarenakan KCR Indonesia, ada juga yang menggunakan teknologi rudal dari China.

Selain dari China, Indonesia juga mengandalkan berbagai Combat Management System, buatan Turkiye, Italia, Belanda, hingga Denmark.

Kini selain mengandalkan sistem CMS dari negara lain, Indonesia juga telah memiliki sistem CMS yang sudah diproduksi didalam negeri.

Baca Juga: Mengenal Program Kapal Selam Mini KSM-32 buatan BRIN Indonesia

Dimana sejauh ini ada cukup banyak kapal perang Indonesia, menggunakan sistem CMS MANDHALA buatan PT LEN Industry.

Kapal-kapal tersebut, diantara mulai meliputi:

  • kapal Fregate kelas Ahmad Yani
  • Kapal Cepat Rudal Kelas Mandau
  • dan Kapal Cepat Torpedo kelas Andau dan sebagainya.

Kemudian dibulan Maret Tahun 2026, pada acara demonstrasi produk, yang digelar di Kementerian Pertahanan.

PT LEN Industry turut juga memamerkan teknologi CMS MANDHALA MK2, yang lebih canggih dan modern, dari generasi sebelumnya.

Dimana CMS MANDHALA MK2 mempunyai cakupan integrasi sistem lebih luas, dari CMS MANDHALA Generasi Awal dan di CMS MANDHALA MK2 ini, ia berfungsi untuk mengintegrasikan seluruh instrumen penting kapal.

Mulai dari sensor, radar, sistem komunikasi, navigasi, hingga persenjataan ke dalam satu platform terpadu dan terintegrasi secara real-time.

Jika berkaca pada teknologi sistem CMS MANDHALA Generasi Sebelumnya.

Maka besar kemungkinan, CMS MANDHALA MK2 ini, juga dapat terintegrasi dengan sistem persenjataan. Meliputi:

  • meriam 57mm dan 40mm
  • kanon OTO Melara 76 mm.
  • kanon Rheinmetall 20 mm
  • sistem rudal C-802
  • Sistem Rudal C-705
  • Hingga Sistem Rudal Yakhont

Digenerasi terbaru, sistem CMS MANDHALA MK2, yang dirancang dengan arsitektur terbuka.

Turut memperbesar potensi pengintegrasian sistem CMS pada teknologi Rudal standar NATO, seperti Exocet MM40 dan sebagainya.

Selain memperkenalkan CMS MANDHALA MK2, dalam acara kementrian pertahanan tersebut, PT LEN Industry juga menampilkan:

  • sistem Navigation Data Distribution Unit, CENTRINAV
  • dan Tactical Data Link, LINK ID, Buatan Dalam Negeri.

Itu dia pembahasan tentang Mengenal Sistem Manajemen Tempur MANDHALA MK2 Buatan Indonesia Untuk Kapal Perang TNI.

Baca Juga: Inovasi Peningkatan Pendapatan Daerah di Era Digital

Kunjungi selalu lintaspikiran.com untuk melihat lebih banyak informasi terkait dunia militer.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Scroll to Top