Tank Boat Antasena Kapal Kombatan Multiperan Buatan Indonesia

Tank Boat Antasena Kapal Kombatan Multiperan Buatan Indonesia

Tank Boat Antasena Kapal Kombatan Multiperan Buatan Indonesia, perkuat pertahanan pesisir dan perairan dangkal.

Sejalan dengan itu, Sejauh ini kapal jenis ANTASENA, telah memperkuat Satuan Angkutan Perairan TNI Angkatan Darat (AD) dan jelang HUT TNI ke-80, Tank Boat ANTASENA terlihat juga terlibat dalam latihan bersama dengan unsur matra laut milik TNI lainnya.

Combat Boat X-18 atau disingkat sebagai CB X-18, dan khalayak luas mengenalnya sebagai Tank Boat ANTASENA, merupakan kapal kombatan ringan multiperan rancangan perusahaan pertahanan dalam negeri.

Dimana kapal ini telah dirancang oleh PT Lundin Industry Invest sejak tahun 2014 dan dalam pengembangan serta produksinya, juga turut melibatkan PT PINDAD, PT LEN Industri, Hariff Daya Tunggal Engineering dan John Cockerill selaku produsen dari sistem turret Cockerill seri 3000, yang digunakan sebagai sistem senjata utama pada Combat Boat X-18 kelas ANTASENA.

Di tahun 2021, Prototype pertama dari Tank Boat ANTASENA mulai menjalani uji coba laut dan uji coba sistem persenjataan kapal, yang berlangsung dilapangan tembak TNI AL di Paito, Probolinggo, Jawa Timur.

Kemudian dibulan Januari tahun 2023, sekitar satu unit Tank Boat ANTASENA, diserahkan oleh Kementerian Pertahanan ke Satuan Angkutan Perairan, TNI Angkatan Darat.

Dan ini menandai, jika kapal kombatan ringan multiperan, CB X-18 ANTASENA sudah dapat diproduksi massal.

Baca Juga: Sejarah Kontrak Pembelian SU-35 oleh Indonesia

Disamping itu Combat Boat X-18 Kelas ANTASENA, juga merupakan tipe kapal Kombatan ringan, yang dirancang untuk dapat melakukan operasi serangan dukungan ke garis depan dalam operasi Ralasuntai: yang meliputi Operasi rawa, laut, sungai, dan pantai.

Dalam operasi ini, Tank Boat ANTASENA digerakkan untuk memberikan tembakkan dukungan ke daratan dan menargetkan serta melumpuhkan objek-objek militer di sekitaran rawa, laut, sungai, dan bibir pantai.

Yang mana ini bertujuan untuk mempermudah proses Infiltrasi pasukan ke garis depan.

Mengingat mayoritas wilayah Indonesia diselimuti oleh wilayah perairan yang luas dan kompleks.

Secara spesifikasi, Combat Boat X-18 ANTASENA, dirancang untuk dapat membawa beragam model Turret tipe Cockerill seri 3000, yang meliputi:

  • Turret Cockerill seri 3030 | kaliber 30 mm
  • dan Turret Cockerill seri 3105 | kaliber 105 mm

Selain itu, adapun 2 × sistem senapan mesin kaliber 12,7 mm yang juga terpasang di Tank Boat Antasena.

Selain itu dengan penggunaan desain lambung kapal model Katamaran dan juga menggunakan material komposit, yang diklaim sepuluh kali lebih kuat dibandingkan baja, namun lebih ringan jika dibandingkan dengan material yang sama.

Membuat Tank Boat ANTASENA, memiliki bobot yang relevan untuk mendukung operasinya diwilayah perairan dangkal seperti rawa, danau, dan sungai.

Dengan penggunaan material jenis ini, juga turut membuat respon gerak dari Tank Boat ANTASENA relatif lebih cepat, dibandingkan kapal patroli tipe ringan dikelas bobot yang sama.

Dan untuk mendukung daya dorongnya, Tank Boat ANTASENA ini mengandalkan 2 x mesin MTU V12 2000M86 1700 hp dan 2 sistem MJP550 Waterjet propulsor.

Dimana sistem pendorong tersebut, memungkinkan Tank Boat ANTASENA yang memiliki bobot benaman mencapai 43 ton ini.

dapat melaju dikecepatan maksimalnya sekitar 50 knot, sementara untuk kecepatan jelajah dari Tank Boat ANTASENA sendiri ada di kisaran angka 40 knot.

Tidak hanya dapat menjadi alat pemukul digaris depan dan melumpuhkan sasaran militer bernilai tinggi.

Tank Boat ANTASENA juga dapat digunakan sebagai alat tranportasi untuk membawa personil militer ke garis depan pertempuran.

Dengan kata lain, Tank Boat ANTASENA ini juga dapat memainkan peran sebagai Infantry Fighting Vehicles di media air.

Dan untuk mendukung hal tersebut, Tank Boat ANTASENA ini juga dilapisi dengan Pelindung balistik standar NATO: Stanag 4569.

Dimana Pelindung balistik NATO Stanag 4569 sendiri juga banyak diaplikasikan pada kendaraan lapis baja kategori Ringan.

Sementara itu, untuk kapasitas muat personilnya sendiri, kapal ini dapat membawa 20 sampai 60 personil militer, tergantung konfigurasi dan varian kapal.

Sedangkan untuk soal dimensinya, Tank Boat ANTASENA ini dirancang untuk memiliki panjang badan kapal mencapai 18,7 meter dan lebar 7,5 m.

Diatas kertas, kapal ini juga dapat beroperasi sejauh jarak 1.110 km, pada kecepatan survive diangka 9 knot.

Itu dia pembahasan soal, Tank Boat Antasena Kapal Kombatan Multiperan Buatan Indonesia.

Baca Juga: DRASS DS8 SDV Kapal Selam Mini Baru Indonesia

Jelajahi informasi soal berita update dan alat militer lainnya, hanya di lintaspikiran.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Scroll to Top