Mengenal 2 Calon Pesawat Patroli Maritim Baru Indonesia Asal Italia

Mengenal 2 Calon Pesawat Patroli Maritim Baru Indonesia Asal Italia

Mengenal 2 Calon Pesawat Patroli Maritim Baru Indonesia Asal Italia, lebih bagus mana C-27J MPA atau ATR-72 MPA, mari kita bahas.

Beberapa bulan lalu, pihak Italia menerbitkan draft pernyataan Mentri pertahanan Italia, soal potensi kerjasama jangka panjang antara Indonesia dan Italia, dibalik program hibah kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi ke Indonesia.

Draft Kementrian Pertahanan Italia Terkait Peliang Kerjasama Potensial dengan Indonesia
Draft Kementrian Pertahanan Italia Terkait Peluang Kerjasama Potensial dengan Indonesia

Dimana berdasarkan draft diatas, Indonesia disebut berpotensi untuk mengakuisisi sekitar tiga unit pesawat patroli maritim (MPA) baru dari Italia dan sejauh ini, ada dua kandidat kuat, yang berpotensi masuk dalam radar rencana belanja militer Indonesia yaitu pesawat patroli maritim berbasis ATR 72 MPA dan C-27J MPA.

Yang mana Keduanya merupakan pesawat patroli maritim hasil pengembangan bersama antara perusahaan pertahanan ternama Italia, Leonardo, dengan negara NATO seperti Amerika Serikat dan Prancis.

Sejalan dengan itu hadirnya pesawat patroli maritim ini bagi angkatan laut Indonesia, diharapkan dapat memperkuat pengawasan wilayah perairan Indonesia yang begitu luas dan kompleks, mengingat keduanya dibekali teknologi sensor dan radar canggih untuk misi pengintaian, pengawasan hingga dapat mendukung operasi anti-kapal selam.

Dari kedua jenis pesawat tersebut, Indonesia telah lebih dulu mengoperasikan pesawat jenis ATR 72 untuk kebutuhan pesawat komersil dan telah dioperasikan oleh beberapa maskapai lokal seperti Lion air, City Link, Wings Air, dan masih banyak lagi.

Sementara disektor militer, sejauh ini angkatan bersenjata Indonesia belum pernah tercatat mengoperasikan pesawat jenis ATR 72 dan sejenisnya untuk kebutuhan militer.

Sedangkan C-27J, memiliki karakteristik pesawat yang sama persis dengan pesawat jenis C-130J Super Hercules buatan Amerika Serikat, hanya saja dari segi ukuran C-27J MPA ini lebih kecil dari C-130J.

Hal itu dikarenakan dalam program pengembangan C-27J Spartan, Perusahaan Dari Amerika Serikat seperti Lockheed Martin terlibat langsung dalam program tersebut.

Indonesia sendiri saat ini telah mengoperasikan sebanyak 5 unit pesawat multiperan C-130J Super Hercules.

Jadi secara tidak langsung, Indonesia telah memiliki pengalaman operasional dasar, di platform yang serupa dengan C-27J MPA.

Meski begitu sejauh ini belum ada laporan resmi yang menjabarkan soal jenis pesawat patroli maritim buatan Italia, yang akan diakuisisi oleh Indonesia.

Namun kedua jenis pesawat diatas, merupakan dua nama kandidat kuat dari rencana program akuisisi pesawat patroli maritim buatan Italia untuk Indonesia.

ATR-72 MP

Sementara itu jika dibandingkan secara spesifikasi, dari kedua pesawat patroli maritim tersebut.

Diatas kertas, ATR 72 MPA atau dalam sektor militer sering disebut juga sebagai P-72.

Baca Juga: Kapal Selam SCORPENE Indonesia Memasuki Babak Baru

Menawarkan biaya operasional terjangkau, dengan tingkat konsumsi bahan bakar pesawat relatif rendah.

Divarian Patrol Maritim Aircraft, ATR-72 MPA dilengkapi misi modular Leonardo Airborne Tactical Observation and Surveillance atau mudahnya disebut sebagai ATOS, fitur C4-ISR, empat konsol multifungsi, yang mencakup:

  • teknologi radar AESA,
  • Sistem Electro-Optical Sensor Turret (EOST)
  • Sistem Identifikasi Otomatis
  • dan teknologi Pencari Arah, Sistem Pencarian dan Penyelamatan Lintas Udara atau mudahnya disebut ASAR-SDF.

Sementara untuk misi peperangan anti-kapal selam, ATR-72 MPA ini didukung oleh Sub-Sistem Defensive Aids, subsistem akustik, teknologi detektor anomali magnetik, hingga ia juga membawa dan memiliki sistem Peluncur sonobuoy untuk mendeteksi keberadaan objek dibawah permukaan laut.

Sedangkan untuk media penghancurnya, pesawat ini dilengkapi dengan 2 hardpoint system untuk meluncurkan sistem torpedo ringan dari udara ke laut.

Dikawasan Asia, tercatat ada beberapa negara yang telah mengoperasikan pesawat jenis ini, mulai dari Filipina dengan ATR-72 MPA yang ditingkatkan oleh elbit system dari Israel.

Pakistan dengan RAS-72, yang basisnya merupakan ATR-72 MPA, namun telah ditingkatkan menggunakan teknologi dan sistem dari Jerman.

Selain itu ada Malaysia, yang kini sedang memesan ATR-72 MPA full system dari Italia.

C-27J MPA

Sementara itu pesawat patroli maritim jenis C-27J MPA memiliki kemampuan short take off and landing sama seperti pesawat multiperan C-130J Super Hercules buatan Amerika Serikat.

Namun berbeda dengan C-27J Sparta varian lainnya, diversi Maritime Patrol Aircraft, ia menggunakan standar baru, yaitu standar C-27J Next Generation yang lebih canggih dan modern.

Dimana generasi terbaru ini, ia dihadirkan dengan membawa peningkatan kinerja dan efisiensi, pada sistem avionik, teknologi navigasi, sistem komunikasi, kemampuan identifikasi, dan sistem perlindungan diri.

Sedangkan untuk kemampuan deteksi dan pelacakan target, fitur di pesawat patroli maritim jenis C-27J MPA ini, tidak jauh berbeda dengan yang ada pada ATR-72 MPA.

Dimana C-27J varian MPA, ia juga menggunakan fitur sistem manajemen misi modular Leonardo Airborne Tactical Observation and Surveillance system (ATOS)

Beragam teknologi dan sistem canggih, seperti:

  • Sistem Radar AESA
  • sistem Elektro-Optik dan Infra-Merah (EO/IR)
  • Sistem Identifikasi Otomatis
  • Teknologi ESM dan ISR
  • Teknologi pengintaian ISR
  • Sistem Intelegent sinyal elektronik SIGINT dan ELINT.
  • Hingga sistem Detektor Anomali Magnetik (MAD), serta Sub-sistem Akustik.

Berikutnya soal kemampuan peperangan anti kapal permukaan dan kapal selam.

Yang mana diatas kertas, C-27J versi MPA memiliki kemampuan kombatan yang lebih unggul ketimbang ATR-72 MPA.

Dimana pesawat patroli maritim jenis C-27J MPA dibekali dengan sistem torpedo ringan udara ke darat dan beragam jenis bom laut, yang dapat diluncurkan dari platform C-27J next generation.

Terlepas dari soal kemampuan pesawat, sejauh ini dilaporkan baru Arab Saudi saja yang dikabarkan mengakuisisi pesawat patroli maritim jenis C-27J MPA full sistem dari Italia dan Indonesia berpotensi jadi operator selanjutnya.

Itu dia pembahasan tentang Mengenal 2 Calon Pesawat Patroli Maritim Baru Indonesia Asal Italia.

Baca Juga: Spesifikasi Leonardo M-346 Calon Pesawat Tempur Ringan Baru Indonesia

Jelajahi beragam informasi seputar militer lainnya, hanya di lintaspikiran.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Scroll to Top