Kapal Selam SCORPENE Indonesia Memasuki Babak Baru, PT PAL siap mulai produksi Kapal Selam jenis ini pada pertengahan tahun 2026.
Industri pertahanan Indonesia kembali mencatatkan sejarah. Proyek pengadaan dua unit kapal selam kelas Scorpene Evolved untuk TNI Angkatan Laut (TNI AL) kini resmi memasuki babak baru.
Baca Juga: Spesifikasi Leonardo M-346 Calon Pesawat Tempur Ringan Baru Indonesia
Dimana beberapa bulan lalu, PT PAL Indonesia melakukan proses pemotongan baja pertama, yang menandai kesiapan perusahaan negara tersebut untuk memulai fase produksi kapal selam jenis Scorpene didalam negeri.
Pemotongan Baja Pertama: Bukti Kesiapan Teknologi PT PAL
Sebelum memasuki fase awal produksi platform kapal, umumnya akan ditandai dengan prosesi “First Steel Cutting” menggunakan sistem plasma cutting di galangan kapal PT PAL Indonesia.
Langkah ini bukan sekadar bentuk seremonial, melainkan bukti validasi bahwa fasilitas dan sumber daya manusia PT PAL telah memenuhi standar ketat Naval Group, raksasa industri pertahanan asal Prancis.
Menurut rencana yang dipublikasikan, menyebut jika proses pembangunan platform kapal selam Scorpene Evolved LIB Indonesia, ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan tahun 2026.
Dan dikawasan Asia Tenggara, Indonesia merupakan satu-satunya negara ASEAN yang memiliki kemampuan manufaktur kapal selam secara mandiri.
hal ini dikarenakan Pembuatan kapal selam memerlukan ketelitian super tinggi dan jauh lebih kompleks dibandingkan proses pembangunan kapal perang permukaan.
Evolusi dari Changbogo ke Scorpene Evolved
Scorpene Evolved bukanlah proyek kapal selam pertama yang dikerjakan oleh PT PAL Indonesia.
Dimana sebelumnya, melalui PT PAL, Indonesia sukses memproduksi kapal selam bernama KRI Alugoro (405), yang merupakan kapal selam kelas Nagapasa dari basis kapal selam kelas Changbogo Korea Selatan.
Namun, jika berbicara soal spesifikasi teknis, maka kapal selam Scorpene Evolved yang akan segera diproduksi oleh Indonesia, memiliki level yang berbeda dan berada diatas dari kelas Changbogo.
Secara spesifikasi di atas kertas, kapal selam ini memiliki kemampuan tempur dan daya tahan yang jauh melampaui kelas Changbogo, maupun varian Scorpene standar yang dimiliki negara tetangga.
Keunggulan Teknologi Lithium-Ion Battery (LiB)
Salah satu fitur paling revolusioner dari Scorpene Evolved milik Indonesia adalah penggunaan Full Lithium-Ion Batteries (LiB).
Teknologi ini memberikan beberapa keunggulan signifikan:
- Daya Tahan Operasional: Mampu beroperasi di laut hingga 80 hari non-stop.
- Mode Menyelam: Bertahan di bawah permukaan laut selama 12 hari tanpa perlu muncul ke permukaan (snorkeling).
Spesifikasi Teknis dan Performa Tempur
Kapal selam Scorpene Evolved dirancang untuk menjadi “predator senyap” di perairan dalam. Berikut adalah detail spesifikasinya:
Fitur | Spesifikasi |
|---|---|
Dimensi | • Panjang 72 meter • Lebar 6,2 meter |
Kecepatan Maksimal | • 20 Knot (Selam) • 12 Knot (Permukaan) |
Kedalaman Maksimal Menyelam | 300 meter |
Jarak Jelajah | 8.000 mil laut |
Kapasitas Kru | 31 personel |
Sistem Persenjataan Mematikan
Untuk urusan offensive, kapal selam ini nantinya akan dilengkapi dengan 6 tabung torpedo tipe 533 mm yang mampu meluncurkan:
- Torpedo Berat Leonardo Black Shark
- Torpedo F21 Modern
- Rudal Jelajah MBDA Exocet SM39 (bawah permukaan ke permukaan)
Secara total, kapal selam ini mampu membawa hingga 18 amunisi rudal dan torpedo dalam sekali penugasan.
Masa Depan: Integrasi Drone Bawah Laut (UUV)
Menghadapi tantangan perang modern, Scorpene Evolved juga disiapkan untuk dapat terintegrasi dengan sistem Unmanned Underwater Vehicles (UUV) atau drone bawah laut.
Meski belum dikonfirmasi apakah Indonesia akan menggunakan sistem D-19 dari Prancis atau sistem KSOT buatan lokal dari PT PAL.
Pengintegrasian ini tentunya akan memperluas jangkauan pengawasan dan serangan TNI AL.
Dengan berjalannya proyek ini, Indonesia akan menjadi negara kedua di ASEAN yang mengoperasikan kelas Scorpene.
dan menjadi negara pertama di Asia Tenggara, yang mampu memproduksi kapal selam jenis ini di galangan kapal dalam negeri.
Baca Juga: Indonesia Beli Fregate Kelas ISTIF dari Turkiye
Itu dia pembahasan tentang, Kapal Selam SCORPENE Indonesia Memasuki Babak Baru.
Jelajahi pembahasan soal militer lainnya, hanya di lintaspikiran.com



