KRI RAJA HAJI FISABILILLAH Memasuki Fase Full Kombat

KRI RAJA HAJI FISABILILLAH Memasuki Fase Full Kombat

KRI RAJA HAJI FISABILILLAH Memasuki Fase Full Kombat, beberapa sistem persenjataan baru mulai dipasangkan pada platform kapal perang.

Belakangan ini muncul foto-foto yang menampilkan sistem meriam Leonardo dengan karakteristik siluman dan sistem radar utama kapal perang dari KRI R.H FISABILILLAH sudah terpasang.

Baca Juga: Kapal Selam SCORPENE Indonesia Memasuki Babak Baru

Dimana ini menunjukan jika saat ini, platform kapal perang ukuran 98 meter tersebut sudah mulai memasuki fase peningkatakan kemampuan tempur, untuk mencapai status combat readiness atau kesiapan tempur kapal.

Untuk meriamnya sendiri, kapal perang ini menggunakan meriam laras ganda buatan Leonardo jenis OTO Twin 40L70 Compact, yang merupakan tipe meriam kapal multiperan, yang dirancang untuk dapat memainkan peran seperti:

  • Pertahanan anti-rudal subsonic
  • Pertahanan Anti-Pesawat
  • dan pertahanan anti-kapal

Serta untuk menonaktifkan ancaman, sistem meriam laras ganda ini dapat menembakkan peluru sebanyak 600 butir/menit dan meriam jenis ini juga didukung dengan fitur kendali jarak jauh, fitur auto-tracking target untuk mengunci posisi ancaman secara otonom, hingga meriam ini memiliki kemampuan operasional dikondisi kawasan terkontaminasi radiasi Nuklir, Biologi, dan Kimia.

Untuk jangkauan tembaknya sendiri, meriam laras ganda buatan Leonardo tersebut dapat menjangkau target sejauh 12,5 Km, dengan ketinggian maksimum target diangka 8,7 km.

Tampilan Canon Laras Ganda Leonardo jenis OTO Twin 40L70 Compact dan radar TRS-4D
Tampilan Canon Laras Ganda Leonardo jenis OTO Twin 40L70 Compact dan radar TRS-4D

Selain pemasangan meriam laras ganda multiperan, KRI R.H FISABILILLAH 391 dalam foto ini terlihat juga sudah dipasangkan dengan sistem radar TRS-4D pada bagian main must kapal atau tiang utama.

Dimana ini merupakan radar jenis AESA buatan Hensoldt dari Jerman, yang memiliki kemampuan deteksi target permukaan hingga sejauh 250 km dan sistem radar ini juga memiliki kemampuan untuk dapat melacak target dengan jejak penampang radar yang relatif kecil.

serta ia juga dapat mengunci posisi target seperti drone, pesawat tempur, hingga rudal udara yang terbang pada ketinggian rendah, dan TRS-4D ini merupakan sistem radar utama, yang digunakan oleh KRI Raja Haji Fisabilillah.

jika berkaca dari grand desain kapal perang tipe OPV ukuran 98 meter, yang dikerjakan oleh PT Daya Radar Utama, yang kini telah berganti nama sebagai Noahtu Shipyard,

Selain pemasangan kedua sistem diatas, sebelumnya KRI R.H FISABILILLAH juga telah lebih dulu menjalani pemasangan meriam utama jenis OTO Melara 76 mm yang merupakan sistem meriam utama pada kapal.

Baca Juga: Mengenal 2 Calon Pesawat Patroli Maritim Baru Indonesia Asal Italia

Itu dia pembahasan KRI RAJA HAJI FISABILILLAH Memasuki Fase Full Kombat, jelajahi informasi soal militer lainnya di lintaspikiran.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Scroll to Top