Melihat Kecanggihan Rudal BRAHMOS Indonesia, yang proses dibeli dari India dan mengapa rudal ini ditakuti China?
Rencana Akuisisi Rudal Supersonik jenis Brahmos oleh Indonesia, kini telah memasuki babak baru.
Dimana dari beberapa sumber informasi terbaru, menyebut jika Indonesia kini telah menyetujui pembelian sistem rudal jelajah supersonik jenis Brahmos dari India.
Baca Juga: Indonesia Total Beli 4 Fregate Merah Putih Baru dari PAL Indonesia
Informasi ini semakin diperkuat melalui kunjungan Perdana Menteri India ke Indonesia pada Juli 2026 lalu.
Dimana dalam kunjungan tersebut, kedua negara telah menyetujui berjalannya proses pembelian sekitar 1 paket sistem pertahanan pesisir BRAHMOS dari India ke Indonesia.
Disisi lain, Indonesia sendiri diketahui telah tertarik pada sistem rudal anti-kapal jenis Brahmos sejak tahun 2018, sebagaimana telah diberitakan oleh media The Diplomat.
Kemudian pada tahun 2022, media India menyebut, jika pembicaraan antara Indonesia dan India soal Rudal BRAHMOS telah memasuki babak lanjutan.
Hingga di pertengahan tahun 2026 lalu, Indonesia secara resmi menandatangani kontrak pembelian sistem rudal BRAHMOS dan ASTRA dari India.
Dikutip dari beberapa sumber informasi terbuka, menyebut jika Indonesia akan menerima sekitar 1 paket baterai rudal jelajah anti-kapal jenis BRAHMOS dari India.
Dengan nilai kontrak ada dikisaran angka $100 juta dollar. Sebagaimana dikutip dari Janes.
Program ini, nantinya akan mencakup sistem radar, unit rudal dan sistem peluncur rudal.
Serta menurut beberapa laporan, juga menyebut, jika Indonesia berpotensi untuk mengoperasikan sistem rudal BRAHMOS berbasis platform Truk. Sama seperti Filipina.
Disamping itu sistem rudal jelajah jenis BRAHMOS sendiri merupakan hasil pengembangan antara industri pertahanan India dan Rusia, yang didasari pada sistem rudal P-800 Oniks milik Rusia, dan versi ekspornya bernama P-800 Yakhont.
Disisi lain sejauh ini India juga telah mengembangkan sistem rudal jelajah jenis BRAHMOS ke beragam varian dan dapat diluncurkan dari platform Udara, Kapal Perang Permukaan, Kapal Selam, dan sistem peluncur rudal berbasis platform truk.
Sementara itu untuk kemajuan teknologi pada unit rudal, India dan Rusia terus melakukan pengembangan bersama, serta menghadirkan beberapa model baru, seperti Rudal BRAHMOS-M, BRAHMOS-NG, dan BRAHMOS-MA.
Hingga yang terbaru, kini India dilaporkan sedang melakukan pengembangan terhadap sistem Rudal BRAHMOS generasi ke 2 yang lebih canggih dan efektif, serta dari segi kecepatan sudah tergolong sebagai Rudal Hipersonik.
Dari program akusisi sistem rudal BRAHMOS, Indonesia sebagai negara non-block dan tidak tergolong sebagai negara pengembang Rudal, maka Jakarta berpotensi hanya akan memperoleh sistem rudal BRAHMOS versi Ekspor dari India, dengan jangkauan operasional lebih pendek dari versi domestik India.
Dimana untuk di varian Ekspornya, Rudal jelajah berkemampuan Supersonik ini memiliki jangkauan jelajah sejauh 290 km dan dapat terbang dikecepatan maksimal, capai Mach 3 atau sekitar 3.700 km per jam.
Serta diatas kertas, sistem rudal ini juga dapat membawa hulu ledak seberat 200-300 kg.
Sementara itu dari segi ukuran, Rudal Brahmos ini memiliki panjang rudal diangka 8,4 meter dan memiliki diameter rudal dikisaran angka 600 milimeter.
Baca Juga: Indonesia Incar Rudal Anti-Kapal CM-302 Buatan China
Itu dia pembahasan tentang Melihat Kecanggihan Rudal BRAHMOS Indonesia.
Kunjungi selalu lintaspikiran.com untuk melihat lebih banyak informasi terkait militer lainnya.



