RAJATA Drone Kamikaze Bermesin Jet Buatan Indonesia, dapat terbang capai 200 kilometer perjam.
RAJATA merupakan identitas dari drone Kamikaze yang tengah dikembangkan oleh PT DAHANA, sebuah perusahaan bagian dari Holding BUMN Industri Pertahanan Indonesia.
Baca Juga: Melihat Kecanggihan Rudal BRAHMOS Indonesia
Salah satu teknologi unggulan dari drone kamikaze RAJATA ialah terletak pada teknologi kecerdasan buatannya.
Yang mana ini membuatnya tergolong sebagai Amunisi Jelajah Pintar, yang secara otonom, dapat menganalisa serta mampu menjangkau target yang telah ditetapkan, tanpa harus dikendalikan secara real-time oleh operator.
Nama RAJATA sendiri diambil dari bahasa Sansekerta, yang berarti “penghancur” dan Nama ini sangat mencerminkan konsep serta kemampuan utama dari drone kamikaze tersebut.
Cara kerja dari Drone RAJATA juga tidak jauh berbeda dengan drone KAMIKAZE pada umumnya, dimana drone kombatan buatan PT DAHANA ini, diterbangkan menggunakan sistem peluncur rel portabel, dan didorong oleh Sistem RATO (Rocket Assisted take off), guna memperkecil jarak lempas landas.
Setelahnya, Drone RAJATA akan didorong oleh motor listrik tunggal, yang dapat memutar dua bilah baling-baling dan mendorong drone kamikaze tersebut, bergerak hingga kecepatan maksimum capai 200 km/jam.
Sedangkan untuk daya tahan dan jelajahnya, Drone Kamikaze RAJATA juga dilengkapi dengan kemampuan jelajah medium dan memungkinkannya dapat terbang pada jarak efektif sekitar 10-15 Km, dengan radius terbang maksimalnya sejauh 30 Km, dan drone canggih ini dapat terbang non-stop selama 15 menit diudara.
Sementara untuk melacak, menganalisa, dan mengunci target, Drone Kamikaze RAJATA dibekali dengan sistem pemandu GPS, sistem anti-jamming, sensor kecepatan, dan fitur kamera multimode untuk memberikan tampilan serta informasi visual pada operator.
Disamping itu dalam pengembangannya, Drone Satu arah ini dibangun menggunakan material composite fiber, yang dikenal ringan dan kuat, serta tahan pada tekanan udara tinggi.
Dengan ukuran panjang badan drone ada diangka 994 mm, lebar bentang sayap 920 mm, serta memiliki bobot total, termasuk warhead sekitar 2.5 Kg.
Membuat drone kamikaze tersebut memiliki fleksibilitas dan daya manuver superlincah, yang mana ini akan menyulitkan sistem pertahanan udara lawan, mengoreksi arah lintasan serangan drone RAJATA.
Disamping itu untuk komponen yang digunakan oleh Drone RAJATA, kabarnya sekitar 43% berasal dari komponen buatan dalam negeri, dengan begitu, maka tidak heran jika PT DAHANA berani menempatkan label “karya anak bangsa” pada drone pintar satu ini.
Disisi lain, PT DAHANA mengklaim jika drone kamikaze RAJATA dari segi harga lebih murah daripada sistem rudal dan jauh lebih akurat dari pada roket.
Tidak hanya itu, Drone kamikaze RAJATA ini juga berpotensi dapat dioperasikan dari berbagai platform, termasuk ada potensi dioperasikan dari Kapal Perang dan Pesawat Militer.
Pada tahun 2022, Drone Kamikaze RAJATA dilaporkan tengah menjalani proses penyempurnaan, termasuk pengembangan teknologi pembatalan serangan, yang memungkinkan drone tersebut, tidak akan meledak saat mengenai target yang salah, hal ini bertujuan untuk mencegah serangan mengenai warga sipil.
PT DAHANA telah menguji drone kamikaze RAJATA lebih dari dua kali. dan Pada tahun 2025, drone canggih ini dilaporkan masih dalam tahap penyempurnaan, khususnya untuk meningkatkan kapasitas hulu ledak agar mencapai 1 kg.
Baca Juga: Indonesia Total Beli 4 Fregate Merah Putih Baru dari PAL Indonesia
Itu dia pembahasan tentang RAJATA Drone Kamikaze Bermesin Jet Buatan Indonesia.
Kunjungi selalu lintaspikiran.com untuk melihat lebih banyak informasi seputar militer.



