Pernah bingung saat membeli tinta printer? Anda berdiri di depan rak, lalu melihat puluhan kotak kecil. Ada yang hitam, ada yang berwarna. Pada tinta printer biasa, warna sering dipisah satu per satu. Polanya umumnya CMYK, yaitu cyan, magenta, yellow, dan black. Jadi, Toner printer warna kerap berarti beberapa tinta sekaligus.
Lain lagi ceritanya di printer laserjet. Pembagiannya kadang lebih sederhana. Ada toner untuk hitam putih. Ada pula toner untuk warna. Tetapi, satu pertanyaan sering muncul di kepala. Apakah memang tidak ada Toner yang bisa untuk segala warna? Jawabannya ternyata menarik. Mari kita kupas pelan-pelan, mulai dari dasarnya.
Jenis-jenis Warna pada Toner Printer
Warna pada printer tidak seperti cat air di sekolah. Printer memakai sistem CMYK. Empat huruf ini mewakili empat tinta utama.
Cyan adalah biru kehijauan. Magenta adalah merah keunguan. Yellow adalah kuning. Black adalah hitam, yang sering disebut key.
Campuran cyan, magenta, dan yellow bisa menghasilkan ribuan warna. Secara teori, hitam juga bisa dibuat dari ketiganya. Namun, praktiknya hasilnya cokelat keruh. Karena itu, tinta hitam tetap dipisah.
Pemisahan ini punya manfaat nyata. Teks tampak lebih tajam. Gambar pun terlihat lebih dalam.
Ada juga printer foto dengan tinta tambahan. Contohnya light cyan, light magenta, dan abu-abu. Tinta ini membuat gradasi warna lebih halus. Meski begitu, untuk pemakaian harian, CMYK sudah lebih dari cukup. Inilah dasar dari setiap Toner printer warna.
Toner Printer Khusus Hitam Putih
Berbeda dengan Toner printer warna, Toner hitam putih hanya berisi satu jenis tinta. Isinya tinta atau toner hitam. Fungsinya mencetak teks, tabel, dan dokumen kerja.
Biayanya relatif lebih hemat. Satu Toner juga biasanya lebih awet. Cocok sekali untuk tugas sekolah, laporan, dan faktur.
Pada laserjet monokrom, tonernya berupa serbuk hitam. Hasil cetaknya tajam dan tahan air. Karena itu, banyak kantor memilihnya sebagai andalan.
Printer inkjet juga punya versi sendiri. Biasanya slot hitamnya terpisah dari tinta warna. Anda bisa mencetak dokumen tanpa menyentuh tinta warna. Jadi, tinta warna tidak terbuang percuma.
Satu hal perlu diingat. Tinta hitam pun bisa mengering kalau lama tidak dipakai. Cobalah mencetak satu halaman setiap minggu. Kepala cetak pun tetap sehat.
Toner Printer Khusus Warna
Sekarang giliran Toner printer warna. Toner ini dipakai untuk mencetak gambar, grafik, dan brosur. Presentasi yang menarik pun jadi lebih mudah dibuat.
Pada printer inkjet, bentuknya ada dua macam. Pertama, setiap warna punya wadah sendiri. Kedua, tiga warna digabung dalam satu Toner.
Model pertama lebih efisien. Kalau cyan habis, cukup ganti cyan saja. Model kedua lebih praktis, tetapi ada risikonya. Saat satu warna habis, seluruh Toner harus diganti. Padahal dua warna lainnya masih tersisa.
Pada laserjet, toner warna biasanya terdiri dari empat unit. Isinya cyan, magenta, yellow, dan black. Harganya memang lebih tinggi daripada toner hitam.
Karena itu, Toner printer warna sebaiknya dipakai seperlunya. Cetaklah dokumen teks dengan mode hitam putih. Hemat tinta berarti hemat anggaran.
Satu catatan lagi. Printer warna yang jarang dipakai mudah bermasalah. Tinta warna cenderung lebih cepat mengering. Akibatnya, kepala cetak bisa tersumbat. Cetak halaman uji secara berkala agar tetap lancar.
Apakah Ada Toner Printer Segala Warna?
Jawabannya bisa ya, bisa juga tidak. Tidak ada satu tinta tunggal yang menghasilkan semua warna. Prinsip cetak memang tidak bekerja seperti itu.
Namun, ada Toner yang memuat banyak warna sekaligus. Orang sering menyebutnya tri-color atau all color. Di dalamnya ada tiga ruang tinta yang terpisah. Isinya cyan, magenta, dan yellow.
Dari tiga warna itu, printer meracik warna lainnya. Jadi, istilah “segala warna” sebenarnya soal kepraktisan. Satu Toner sudah cukup untuk mencetak gambar berwarna. Dengan begitu, Toner printer warna yang serba bisa itu memang ada.
Tentu Anda masih butuh Toner hitam di sebelahnya. Banyak printer rumahan memakai dua Toner saja. Satu hitam, satu tri-color. Perawatannya jadi jauh lebih sederhana.
Toner printer warna jenis ini juga mudah dicari. Cocok untuk keluarga, pelajar, dan usaha kecil. Hasil cetak fotonya cukup baik untuk kebutuhan umum. Namun, untuk foto profesional, tinta khusus foto lebih disarankan.
Jenis Printer yang Memakai Toner All Color (Tipe HP)
HP termasuk merek yang paling dikenal soal ini. Banyak printer HP memakai sistem dua Toner. Satu Toner hitam dan satu tri-color. Toner tri-color HP berisi cyan, magenta, dan yellow dalam satu bodi.
Sistem ini banyak dipakai pada seri Deskjet dan Deskjet Ink Advantage. Beberapa kode yang sering dijumpai adalah HP 46, HP 678, HP 680, dan HP 802. Ada pula HP 61 dan HP 123 untuk model lainnya.
Setiap kode cocok untuk model printer tertentu. Jadi, jangan membeli hanya karena kemasannya mirip. Periksa dulu tipe printer Anda. Biasanya tertulis di bagian depan atau belakang printer. Cocokkan juga dengan nomor pada Toner lama.
Satu kode kadang punya versi standar dan XL. Versi XL berisi tinta lebih banyak. Per halaman, biayanya sering lebih murah. Maka, saat memilih Toner printer warna HP, perhatikan kodenya baik-baik.
Untuk HP Laserjet, ceritanya sedikit berbeda. Printer ini memakai toner, bukan tinta cair. Seri Color Laserjet memakai empat toner terpisah. Jadi, tidak ada satu toner untuk semua warna.
Ada pula printer HP berbasis tangki tinta, seperti Smart Tank. Printer ini memakai botol tinta, bukan Toner. Namun, prinsip warnanya tetap sama. Cyan, magenta, yellow, dan hitam.
Ingin Membeli Toner Printer Murah?
Harga sering jadi pertimbangan utama. Toner original memang bagus, tetapi kantong ikut terkuras. Padahal, kebutuhan cetak jalan terus.
Di Multi Print, Toner murah bukan lagi ada hanya saat promo. Anda bisa membeli dengan harga separuh dari harga normal. Kualitasnya pun tidak diragukan lagi.
Pilihannya lengkap untuk berbagai merek. Termasuk Toner printer warna dan hitam putih. Tinggal sesuaikan dengan tipe printer Anda.
Untuk selengkapnya, silakan cek di Toner HP Laserjet. Semoga pembahasan Toner printer warna ini membantu Anda memilih dengan tepat. Hemat anggaran, cetak pun tetap lancar.



