Spesifikasi Bayraktar KIZILELMA Calon Pesawat Tempur Nirawak Indonesia

Spesifikasi Bayraktar KIZILELMA Calon Pesawat Tempur Nirawak Indonesia

Spesifikasi Bayraktar KIZILELMA Calon Pesawat Tempur Nirawak Indonesia, RAD bagian dari REPUBLIKORP Beli 12 unit dari Baykar Turkiye.

Bayraktar KIZILELMA adalah nama dari jet tempur siluman canggih tanpa awak asal Turkiye, yang dikabarkan siap memperkuat langit Indonesia pada tahun 2028 mendatang.

Laporan ini muncul setelah adanya penandatanganan kerjasama strategis antara PT Republik Aero Dirgantara dari Indonesia dan Baykar dari Turki.

Yang melahirkan rencana akuisisi sebanyak 12 unit pesawat tempur tanpa awak KIZILELMA, yang tergolong sebagai Unmanned Combat Aerial Vehicle (UCAV).

Baykar selaku produsen sendiri menyebut pesawat Nirawak satu ini sebagai Unmanned Fighter Aircraft (UFA), yang jika diterjemahkan ialah Pesawat Tempur Nirawak.

Baca Juga: Indonesia berencana beli MIG-29C dan UB Untuk Skadron Udara Agresor

Pengkategorian tersebut bukan tanpa alasan, melainkan cara Baykar selaku produsen menggambarkan soal kemampuan teknis dan tempur dari Bayraktar KIZILELMA.

Dimana UCAV buatan Turkiye ini telah didukung oleh mesin pendorong jet selayaknya pesawat tempur konvensional pada umumnya.

dan mesin jet tunggal yang ada pada jet tempur Bayraktar KIZILELMA ini, dapat mendorong jet tempur tersebut, terbang dikecepatan jelajah Mach 0,6 dan kecepatan maksimumnya ada diangka Mach 0,9 atau sekitar 1.100 kilometer per jam.

serta jet tempur nirawak ini juga memiliki radius tempur sejauh 926 kilometer.

Kemudian dalam operasional normal, jet tempur Bayraktar KIZILELMA dapat terbang diketinggian capai 25.000 kaki dan dalam operasi udara ekstrem, jet tempur ini dapat terbang dengan kemampuan terbatas hingga diketinggian 45.000 kaki atau berkisar 13.716 meter diatas permukaan.

Serta jet tempur tanpa awak ini juga memiliki kemampuan terbang non-stop, selama lebih dari 3 jam diudara.

Sedangkan untuk mendukung kemampuan tempur dari Bayraktar KIZILELMA ini, ia telah didukung oleh sistem:

  • Electro-Optical Targeting System
  • IR Search and Track System,
  • hingga teknologi Multi Mode pada Radar AESA.

Dimana radar AESA yang digunakan pada jet tempur nirawak Bayraktar KIZILELMA merupakan buatan ASELSAN Turkiye jenis MURAD 100-A dan dalam pengujiannya, jet tempur ini berhasil mengunci pesawat tempur F-16 pada jarak sejauh 30 mil atau sekitar 48,3 kilometer.

Setelah dikunci, Bayraktar KIZILELMA menjalankan program simulasi penghancuran objek menggunakan sistem rudal jenis Gokdogan dan menurut laporan F-16 yang telah dikunci berhasil dihancurkan, walaupun pesawat tempur tersebut dalam simulasi telah melakukan manuver ekstrem.

Selain mengandalkan sistem radar AESA MURAD 100-A Multi-mode dari ASELSAN, Jet tempur Nirawak ini juga didukung oleh sensor pemindai panas IRST KARAT, yang mampu mendeteksi pesawat komersil dijarak sejauh 110 km.

dan sebagai sensor pasif, IRST KARAT dalam pengoperasiannya tidak memancarkan gelombang radar, sehingga jet tempur Bayraktar KIZILELMA dapat memburu target tanpa memicu peringatan pada sistem Radar Warning Receiver milik musuh.

Disamping itu Baykar selaku produsen juga mengklaim jika jet tempur nirawak Bayraktar KIZILELMA ini, memiliki jejak penampang radar yang sangat kecil sehingga keberadaannya akan sangat sulit terdeteksi oleh sistem radar permukaan pasif.

Untuk mencapai kemampuan tersebut, maka jet tempur nirawak ini memiliki desain body pesawat minim sudut pantul dan dalam mode siluman, Bayraktar KIZILELMA akan menempatkan seluruh sistem persenjataannya kedalam internal weapon bay dan akan terbuka saat dibutuhkan.

Sedangkan dalam mode beast, Bayraktar KIZILELMA akan menempatkan sistem persenjataannya ke pot eksternal dikedua sisi sayap pesawat.

Untuk sistem persenjataanya sendiri, sejauh ini Baykar belum merilis informasi tersebut ke publik, namun dari hasil pengamatan kami, yang didasari atas serangkaian uji coba dan pengujian pesawat.

Memperlihatkan jika pesawat tempur nirawak Bayraktar KIZILELMA ini dapat membawa sistem persenjataan mulai dari:

  • sistem rudal jenis Gokdogan
  • Amunisi udara ke darat jenis TEBER-82 dan TOLUN
  • Amunisi berpemandu laser
  • Rudal Jelajah
  • hingga rudal jelajah versi mini buatan Turkiye

Dengan total payload yang dapat dibawa oleh Jet Tempur Nirawak ini capai 1500 kg.

Sedangkan untuk ukurannya sendiri, Bayraktar KIZILELMA memiliki panjang platform diangka 14,5 m, Lebar rentang Sayap sekitar 10 meter dan memiliki tinggi berkisar 3,5 m.

Terlepas dari soal spesifikasi dan kemapuan tempur, Indonesia sendiri dikabarkan juga membuka opsi pembelian lanjutan, sebanyak 48 unit Jet tempur nirawak Bayraktar KIZILELMA.

Dan opsi tersebut baru akan kembaali dibahas, setelah kontrak pengadaan tahap pertama mulai direalisasikan, dimana secara bertahap Baykar akan mengirimkan Jet tempur nirawak Bayraktar KIZILELMA ke Indonesia mulai tahun 2028 mendatang.

Baca Juga: Spesifikasi Kapal Patroli Cepat Indonesia Buatan Jepang

Jelajahi informasi seputar militer lainnya hanya di lintaspikiran.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Scroll to Top