Bedah Fitur Baru di Kapal Korvet Kelas Diponegoro Indonesia

Bedah Fitur Baru di Kapal Korvet Kelas Diponegoro Indonesia

Bedah Fitur Baru di Kapal Korvet Kelas Diponegoro Indonesia, mulai dari Radar hingga Perangkat Lunak akan diupgrade.

Pada tahun 2022, PT Len Industri dan Thales dari Belanda terpilih sebagai kontraktor utama untuk memodernisasi sistem misi terpadu pada ke 4 kapal Korvet kelas Diponegoro milik Indonesia.

Peningkatan ini akan mencakup perubahan pada Combat Management System (CMS) Kapal, sistem Radar, hingga pembaruan dan peningkatan pada sistem perangkat lunak kapal.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan Kapabilitas operasi dari kapal perang kelas Diponegoro, agar sesuai dengan kondisi lingkungan perang modern saat ini.

Dimana kita tau, jika kapal korvet kelas Diponegoro, merupakan salah satu kapal perang milik Indonesia, yang rutin menjalankan misi internasional dan melintasi berbagai wilayah perairan zona merah.

Baca Juga: Analisa Spesifikasi Kapal LPD Ukuran 163 Meter Buatan Indonesia

Diatas kertas, nantinya ke 4 kapal korvet kelas Diponegoro ini, akan diperkuat dengan sistem manajemen tempur TACTICOS Baseline 2 buatan THALES.

Dimana CMS tipe ini telah terintegrasi dengan konsol MOC MK 4, yang telah didukung oleh Human-Machine Interface canggih, dan dapat meningkatkan kemampuan operator kapal dalam menganalisa potensi serta membaca objek ancaman, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan secara presisi dan terukur.

Selain itu kapal kelas Diponegoro juga direncanakan akan dibekali dengan sistem radar Naval Smarter (NS) 50 buatan THALES. Yang dikembangkan sebagai sistem radar multifungsi 4D untuk kapal perang ukuran kecil hingga medium.

Dimana sistem radar ini menggunakan frekuensi Pita X, dan memiliki kemampuan pelacakan target permukaan dan udara, serta terintegrasi dengan sistem persenjataan pada kapal.

Sehingga dalam pengoperasiannya, sistem radar NS-50 ini juga dapat memandu sistem rudal dan amunisi lainnya menuju target.

Dengan kemampuan tersebut, kebutuhan akan sistem radar pengarah tembak terpisah, dengan sistem radar utama pada kapal, dapat dikurangi dan ini juga dapat menghemat penggunaan energi pada kapal, sebab sistem radar mengkonsumsi daya listrik dalam jumlah besar.

Terlepas dari itu, sistem radar Naval Smarter (NS) 50 ini, memiliki kemampuan untuk melacak target permukaan dan udara dalam radius sejauh 180 km, dengan cakupan elevasi radar sekitar 70°, serta kecepatan rotasi antena pada sistem radar ada diangka 15 – 60 Rotasi per menit, dan NS-50 juga dapat melacak hingga 1000 objek secara bersamaan.

Disamping itu, dalam program modernisasi ini, Indonesia dikatakan juga akan melakukan peningkatan kemampuan pada sistem pertahanan diri di ke-4 kapal Korvet kelas Diponegoro.

Dimana TERMA akan melakukan upgrade pada sistem C-GUARD yang telah tertanam di Ke-4 kapal kelas Diponegoro tersebut, secara bertahap.

Meski demikian sejauh ini belum ada laporan dan informasi resmi yang dijabarkan ke publik, terkait jadwal modernisasi kapal korvet kelas Diponegoro, namun ada kabar jika dalam waktu dekat, secara bertahap Korvet SIGMA kelas Diponegoro akan memasuki fase MID-LIFE UPGRADE, untuk meningkatkan usia pakai dan kemampuan tempur pada kapal perang kelas tersebut.

Itu dia pembahasan soal Bedah Fitur Baru di Kapal Korvet Kelas Diponegoro Indonesia.

Baca Juga: Bedah Konsep KCR 60 Meter Generasi Baru Buatan PAL Indonesia

Kunjungi selalu lintaspikiran.com untuk melihat lebih banyak informasi seputar teknologi dan alutsista militer.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Scroll to Top