Bagaimana Program MRO Pesawat C-130 Hercules Indonesia

Bagaimana Program MRO Pesawat C-130 Hercules Indonesia

Bagaimana Program MRO Pesawat C-130 Hercules Indonesia dan jadikah AS menunjuk Indonesia sebagai pusat maintenance pesawat militer Amerika?

Indonesia merupakan salah satu negara di Asia, yang mengoperasikan banyak pesawat militer multiperan tipe C-130 Hercules buatan Amerika Serikat dan sudah sejak lama, negara kepulauan ini memiliki keterampilan, akses, dan fasilitas untuk merawat penuh pesawat Hercules C-130.

Baca Juga: Fregate Merah Putih ke 3 dan 4 Indonesia Pakai Rudal Buatan Inggris?

Sejauh ini Indonesia juga masih menjalankan program MRO Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU dan dalam program MRO yang dijalankan oleh Indonesia, turut melibatkan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia dan PT Dirgantara Indonesia.

Jika melihat rekam jejak dari Program MRO untuk pesawat C-130 Hercules ini, terlihat jika program ini sudah ada dari tahun 2021 dan difase awal, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF) dipercaya untuk melakukan modernisasi pesawat jenis C-130 Hercules varian H, dengan nomor registrasi pesawat A-1315 dan kabarnya proses pengerjaan akan memakan waktu sekitar 13 bulan.

Kemudian dibulan Maret tahun 2023, pesawat jenis C-130 Hercules varian H yang telah dimodernisasi oleh GMF, diserahkan ke kementerian pertahanan Republik Indonesia.

Dan ditahun yang sama, GMF kembali dipercaya oleh Indonesia untuk memodernisasi lagi, sebanyak 7 pesawat C-130 Hercules.

kemudian ditahun 2025, PT Dirgantara Indonesia menerima satu unit Pesawat jenis C-130 Hercules milik TNI Angkatan Udara, dengan nomor registrasi A-1321 dan ini merupakan 1 dari total 9 pesawat C-130 Hercules yang rencananya akan dimodernisasi oleh PT Dirgantara Indonesia, secara bertahap.

Dengan estimasi waktu pengerjaan per-unitnya, sekitar 6 – 7 bulan.

Kemudian ditahun 2026 ini, Indonesia ditawari oleh Amerika Serikat untuk menjadi pusat perawatan pesawat militer AS dan Indonesia sejauh ini merespon tawaran tersebut dengan positif serta menekankan jika fasilitas yang akan digunakan, hanya difokuskan sebagai pusat maintenance, bukan pangkalan militer terselubung.

Jika rencana ini berjalan dengan baik, maka Bandara Kertajati akan dijadikan lokasi utama perawatan pesawat militer AS di Indonesia, dan tipe pesawat yang akan ditangani oleh Indonesia, sejauh ini dikabarkan baru pesawat tipe Transport atau Kargo, seperti Hercules C-130 dan sebagainya.

Itu dia pembahasan tentang Bagaimana Program MRO Pesawat C-130 Hercules Indonesia.

Baca Juga: Kenapa Indonesia Tertarik Pada Prototipe KF-21 Boramae

Kunjungi selalu lintaspikiran.com untuk melihat lebih banyak informasi terkait militer.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Scroll to Top