Indonesia bakal punya Sistem Rudal HQ-9 Buatan China, ini dia spesifikasi dan kemampuan tempurnya.
HQ-9 merupakan nama sistem baterai pertahanan rudal Buatan China berbasis platform platform mobile, yang belum lama ini, diberitakan akan segera mengisi satuan baterai pertahanan udara Indonesia.
Sebagaimana dikutip dari Lembaga Keris, menyebut jika sistem rudal HQ-9 versi Ekspor dari China, akan tiba di Indonesia pada semester 2, tahun 2027 mendatang dan besar kemungkinan, Indonesia akan memperoleh sistem rudal HQ-9B versi Ekspor dan kabarnya akan dioperasikan oleh satuan rudal TNI angkatan udara.
Indonesia sendiri berencana untuk mengakuisisi sekitar 2 baterai sistem pertahanan udara jenis HQ-9 versi Ekspor dari China. Dengan nilai kontrak pembelian dan spesifikasi detail masih dirahasiakan.
Baca Juga: Mengenal Sistem Rudal ADS-400 INDONESIA Buatan Ceko dan Turkiye
Sistem rudal HQ-9B sendiri merupakan salah satu varian dari sistem pertahanan udara jarak jauh HQ-9, yang dikembangkan oleh China sebagai sistem pertahanan udara untuk mencegat:
- Pesawat tempur
- Helikopter
- Rudal balistik taktis
- Hingga rudal jelajah
Sistem SAM HQ-9B merupakan varian yang telah ditingkatkan dari sistem pertahanan udara HQ-9, dengan sejumlah penyempurnaan baru, termasuk peningkatan jangkauan penargetan serta penambahan sistem pencari inframerah (infrared seeker) pasif.
Dimana pada HQ-9B ini dapat menjangkau target sejauh 260 km dan diversi ekspornya bernama FD-2000B, ia memiliki jangkauan penargetan sejauh 250 km.
Meski begitu, keduanya juga memiliki kemampuan intersept pada ketinggian lebih dari 27 km dan rudal jenis ini, dapat terbang dikecepatan maksimal capai lebih dari Mach 4.
Sementara dari segi ukuran, amunisi rudal HQ-9 ini memiliki panjang keseluruhan ada diangka 6.8 m dan dapat membawa hulu ledak seberat 180 kg.
Sedangkan untuk sistem deteksi dan pelacakan target. Rudal jenis HQ-9B, mengandalkan sistem radar phased-array 3D HT-233, yang mampu melacak sebanyak 100 target secara bersamaan, kemudian secara simultan akan dikunci dan dilumpuhkan oleh sistem rudal HQ-9B.
Disamping itu, satu paket sistem beterai pertahanan udara jenis HQ-9B buatan China, biasanya terdiri dari sekitar 6-8 sistem Peluncur rudal, dengan kapasitas tiap sistem peluncur dilengkapi 4 tabung rudal.
Kemudian ada kendaraan khusus untuk sistem radar phased-array 3D HT-233.
Kendaraan khusus, dengan teknologi radar Tipe 120, Tipe 305A, sistem radar Type 305B, dan sistem radar H-200.
Akan tetapi komposisi baterai pertahanan udara HQ-9 dari tiap negara bisa saja berbeda, yang didasari atas kebutuhan domestik.
Hadirnya sistem pertahanan udara jenis HQ-9B sendiri, tidak hanya didasari atas potensi ancaman masa depan dari negara besar, seperti China dan Amerika Serikat saja.
Melainkan juga soal respons, atas perlombaan senjata dikawasan Asia Tenggara dan sekitarnya.
Dimana sebentar lagi, Singapura akan memiliki pesawat tempur generasi ke-5 jenis F-35 dari Amerika Serikat.
Vietnam dengan sistem rudal balistik jenis Scud-B dan program VCM.
Filipina dengan sistem rudal jelajah BRAHMOS.
Hingga ancaman dari Australia, melalui Jet tempur F-35, Program Kapal Selam Nuklir dan sebagainya.
Itu Dia pembahasan tentang Indonesia bakal punya Sistem Rudal HQ-9 Buatan China.
Baca Juga: Bagaimana Program MRO Pesawat C-130 Hercules Indonesia
Kunjungi selalu lintaspikiran.com untuk melihat lebih banyak informasi terkait militer.



