Mengenal Sistem Rudal ADS-400 INDONESIA Buatan Ceko dan Turkiye

Mengenal Sistem Rudal ADS-400 INDONESIA Buatan Ceko dan Turkiye

Mengenal Sistem Rudal ADS-400 INDONESIA Buatan Ceko dan Turkiye, berikut spesifikasi dan gambaran kemampuannya.

Sistem pertahanan udara Trisula ADS-400 atau lengkapnya, bernama Trisula Air Defense System 400, merupakan nama sistem pertahanan udara baru Indonesia, yang dikembangkan bersama oleh perusahaan pertahanan Indonesia dan Eropa.

Dalam program ini, Indonesia turut melibatkan perusahaan pertahanan ROKETSAN dan ASELSAN dari Turkiye.

Dari Ceko, ada EXCALIBUR Army, RETIA, dan ELDIS.

Sementara dari Indonesia, ada REPUBLIKORP, yang dalam program ini, disebut akan menjembatani proses Transfer Of Teknologi (ToT) dan juga akan terlibat dalam rantai produksi sistem TRISULA ADS-400.

Baca Juga: Bagaimana Program MRO Pesawat C-130 Hercules Indonesia

Dalam program ini, perusahaan pertahanan dari ketiga negara, berkolaborasi dan bekerjasama untuk menghadirkan sistem pertahanan udara modern, dengan cakupan deteksi target permukaan, capai 470 Kilometer.

Yang dalam penamaannya, dibulatkan menjadi kode 400, Sebagaimana angka 400 pada penamaan SISHANUD TRISULA ADS-400 milik Indonesia.

Program ini sendiri sudah ada dari tahun 2022 dan perusahaan pertahanan dari ketiga negara secara intensif melakukan pembahasan serta mengkaji, untuk meninjau dan menindaklanjuti kelanjutan program pertahanan tersebut.

Kemudian ditahun 2023, Indonesia menandatangani dokumen Strategic cooperation agreement dalam joint-production dengan Excalibur International dari CEKO.

Yang mana ini, jadi tonggak awal, dari lahirnya sistem pertahanan udara, TRISULA ADS-400 untuk Indonesia.

TRISULA ADS-400 sendiri merupakan sistem pertahanan udara berbasis platform mobile, dengan basis penggerak mengandalkan platform truk merek TATRA tipe T815 berpenggerak 8×8.

Dan untuk disetiap truk Peluncur Rudal TRISULA, ia memiliki sekitar 6 tabung peluncur rudal, yang dapat mengakomodir rudal pertahanan udara jenis Hisar-O berdaya jangkau sejauh 25 kilometer dan rudal jenis Hisar-U berdaya jangkau mencapai 70 km.

Di Indonesia kedua model rudal ini, nantinya akan disebut sebagai rudal TRISULA-O dan rudal TRISULA-U, dengan kode akhiran, mengikuti jenis rudal Hisar yang digunakan.

Kedepannya, sistem pertahanan udara ini akan terintegrasi dengan sistem rudal jenis SIPER block 1, yang lebih canggih dan memiliki jangkauan penargetan sejauh 100 km.

Serta untuk keseluruhan sistem rudal, nantinya akan dikerjakan oleh ROKETSAN dari Turkiye dan sistem rudal akan diintegrasikan, oleh ASELSAN ke platform radar yang digunakan oleh sistem HANUD TRISULA.

Untuk sistem radar dan deteksi target permukaan, dari TRISULA ADS-400 ini, kabarnya akan menggunakan sistem radar dari Ceko dan juga berkolaborasi dengan ASELSAN dari Turkiye.

Dimana Ceko dikabarkan akan memasok sistem radar fire control jenis RL-3DM dan sistem surveillance radar jenis RL-3DL berdaya jangkau sekitar 450 Km untuk sistem pertahanan udara TRISULA ADS-400 Indonesia.

Menurut laporan ditahun 2024, menyebut, jika Indonesia saat ini tengah membeli sebanyak 12 unit sistem radar dari CEKO, dan 13 unit sistem radar juga didatangkan dari Prancis.

Namun, ada kemungkinan, jika ke-12 unit radar dari Ceko ini, nantinya akan digunakan oleh Indonesia untuk sistem pertahanan udara TRISULA ADS-400.

Dimana Indonesia sendiri diproyeksikan akan memperoleh sekitar 1 baterai pertahanan udara TRISULA pada triwulan 2 tahun 2027 mendatang, sebagaimana dikutip dari postingan akun lembaga keris.

Dalam postingan tersebut juga, lembaga keris turut menjabarkan, soal potensi pembelian lanjutan, sebanyak 4 sistem baterai pertahanan udara jenis TRISULA ADS-400.

Sehingga ada kemungkinan, Indonesia akan memperoleh sebanyak 5 sistem baterai pertahanan udara jenis TRISULA ADS-400, secara bertahap.

Namun sejauh ini, belum ada rincian teknis lebih lanjut, terkait line-up di tiap baterai pertahanan udara jenis TRISULA.

Sehingga belum diketahui pasti, berapa unit sistem Peluncur rudal dan radar pada tiap baterai.

Itu dia pembahasan tentang Mengenal Sistem Rudal ADS-400 INDONESIA Buatan Ceko dan Turkiye.

Baca Juga: Fregate Merah Putih ke 3 dan 4 Indonesia Pakai Rudal Buatan Inggris?

Kunjungi selalu lintaspikiran.com untuk lihat lebih banyak informasi seputar militer Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Scroll to Top