Mengenal KAAN BLOCK 1 Calon Pesawat Tempur Siluman Indonesia

Mengenal KAAN BLOCK 1 Calon Pesawat Tempur Siluman Indonesia

Mengenal KAAN BLOCK 1 Calon Pesawat Tempur Siluman Indonesia, intip kecanggihan dan kemampuan tempurnya.

Selain terfokus pada pembelian pesawat tempur generasi 4 dan 4,5. Ternyata Indonesia juga sudah sejak lama, berniat untuk memiliki pesawat tempur generasi ke 5 berteknologi Siluman.

Hal tersebut Telah terlihat, sejak Indonesia berencana untuk mengakuisisi, sebanyak 48 Unit pesawat tempur jenis F-35 dari Amerika Serikat pada tahun 2021.

Kemudian beberapa tahun setelahnya, Indonesia memutuskan untuk bekerjasama dengan Turkiye dan melahirkan kontrak pembelian, sebanyak 48 unit pesawat tempur KAAN buatan Turkish Aerospace Industries (TAI).

KAAN sendiri merupakan nama pesawat tempur generasi ke 5 buatan Turkiye yang lahir dari program Turkish Fighter KAAN, atau sering disebut sebagai program TF KAAN.

Baca Juga: Indonesia Bentuk KOMANDO RUDAL TNI AU Untuk Melindungi Wilayah Udara Nasional

Program pengembangan TF KAAN sendiri sebenarnya sudah ada, ketika Turki masih terlibat dalam program pesawat tempur F-35 Amerika Serikat.

Namun karena ambisi Turkiye yang ingin membeli sistem baterai pertahanan udara S-400 dari Rusia.

Membuat Amerika mengambil langkah tegas, dengan mengeluarkan Turkiye dari program F-35 Lighting 2 AS.

Meski begitu, Amerika Serikat tidak menarik diri dari program pesawat tempur KAAN milik Turkiye

Sehingga sampai saat ini, mesin turbofan buatan Amerika Serikat, masih dapat digunakan oleh Turki untuk prototipe pesawat tempur KAAN, sembari menunggu kesiapan mesin TF-35000 buatan Turkiye.

Turki sendiri telah memesan sebanyak 20 unit pesawat tempur KAAN Block 1 dari Turkish Aerospace Industries dan rencananya akan dikirim ke Angkatan udara Turkiye pada kisaran tahun 2029.

Serta akan dilanjutkan ke fase pemesanan berikutnya, hingga total, Turki direncanakan akan mengoperasikan sebanyak 250 sampai 300 unit pesawat tempur KAAN Block 1.

Sementara itu, pada bulan Juli tahun 2025, Indonesia telah menandatangani kontrak pengadaan sebanyak 48 unit pesawat tempur KAAN dari Turki.

Kerjasama ini, nantinya tidak hanya mencakup unit pesawat, melainkan juga melibatkan skema kerjasama Transfer Teknologi yang jauh lebih kompleks dan diharapkan juga dapat mendorong kemajuan industri pesawat di dalam negeri.

Indonesia sendiri dijadwalkan akan menerima pengiriman perdana, pesawat tempur KAAN Block 1 dari Turki pada dekade 2030-an mendatang.

menurut beberapa sumber terpercaya, menyebut jika pesawat tempur KAAN Block 1 milik Indonesia nantinya, akan menggunakan mesin turbofan buatan Turkiye, ini sesuai dengan rencana Turkiye yang di tahun 2030 mendatang.

Tidak lagi menggunakan mesin buatan Amerika Serikat, diprogram pesawat tempur KAAN miliknya.

Dimana rencana tersebut, juga sejalan dengan program mesin TF-35000 yang sedang dikembangkan oleh Tusas Engine Industries.

Dimana mesin jenis TF-3500 buatan Lokal Turkiye ini, dirancang untuk dapat mendorong pesawat tempur KAAN, terbang dikecepatan maksimum mencapai Mach 1,8 atau sekitar 2.222 km/jam.

Dan pesawat ini juga dibekali dengan kemampuan supercruise, untuk mempertahankan kecepatan supersoniknya diudara, tanpa harus bergantung pada sistem afterburner, yang dikenal banyak menguras bahan bakar.

Disamping itu pesawat tempur KAAN juga didesain dengan konsep minim pantulan radar, dengan memperkecil penggunaan sudut pada struktur body eksternal pesawat.

Sehingga pesawat ini nantinya dapat terbang dengan tanda radar sangat minim, yang membuatnya akan sangat sulit terdeteksi oleh sistem radar permukaan.

Selain memiliki kemampuan siluman, pesawat tempur KAAN juga dirancang untuk dapat membawa berbagai sistem rudal dan bom udara ke permukaan modern buatan Turkiye.

Dimana untuk sistem Rudal, pesawat tempur jenis KAAN Block 1 dipersiapkan untuk dapat membawa Rudal udara ke udara jarak pendek, berdaya jangkau 25 sampai 30 km jenis Bozdogan, dan sistem rudal jarak menengah jenis Gokdogan, Berdaya Jangkau 65 sampai 100 km.

Tidak hanya itu, pesawat ini juga dapat membawa beragam jenis rudal jelajah, berdaya jangkau lebih dari 250 kilometer dan bom presisi tinggi di ruang senjata internal.

Namun sampai saat ini Turkiye belum menjabarkan soal sistem operasi tersebut ke publik.

Sedangkan dalam mode beast, pesawat tempur KAAN versi Block 1 ini, dapat membawa 2 kali lebih banyak sistem persenjataan, ketimbang pada saat pesawat tersebut berada dalam mode siluman.

Dengan sekitar 8 hardpoint weapon, terpasang diarea badan dan kedua sayap pesawat dan ini membuatnya akan memiliki daya pemukul yang sangat efektif.

Sedangkan untuk sensor dan sistem avionik, pesawat tempur KAAN nantinya dibekali oleh:

  • sistem sensor pencari dan Pelacakan Inframerah.
  • sistem Penargetan Elektro-Optik
  • radar AESA Jenis MURAD, berSensitivitas Tinggi.
  • Radar Apertur Sintetis.
  • Sistem pelacakan target simultan udara ke udara dan udara ke darat
  • Hingga pengguna teknologi peperangan elektronik modern.

Kemudian Jika berkaca dari rencana pengiriman perdana pesawat tempur KAAN milik Indonesia nantinya, yang menurut sumber Airspace review, menyebut akan tiba di Indonesia pada tahun 2033.

Maka ada kemungkinan, jika Indonesia akan memperoleh Pesawat Tempur KAAN versi Block 1 fase 2.

Sementara Turki akan memperoleh Pesawat Tempur KAAN versi Block 0, hingga Block 1 Fase 1, Block 1 fase 2 dan Block 1 fase 3.

Itu dia pembahasan tentang Mengenal KAAN BLOCK 1 Calon Pesawat Tempur Siluman Indonesia.

Baca Juga: Spesifikasi Bayraktar KIZILELMA Calon Pesawat Tempur Nirawak Indonesia

Kunjungi selalu lintaspikiran.com untuk menjelajahi beragam informasi seputar militer.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Scroll to Top