Spesifikasi Calon Kapal Selam Kelas DGK Indonesia, memiliki sistem Torpedo dan membawa kendaraan bawah laut.
Kapal selam tipe DGK buatan DRASS Italia merupakan salah satu jenis alat militer yang didalam draft dokumen pernyataan menteri pertahanan Italia beberapa bulan lalu, disebut akan diakuisisi oleh Indonesia sebanyak 6 unit.

Selain itu rencana pembelian kapal selam buatan DRASS ini juga turut jadi sorotan di parlemen Italia dan sempat diberitakan menghambat proses hibah kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi ke Indonesia.
Walaupun saat ini parlemen Italia telah menyetujui proses hibah kapal induk bekas pakai Italia ke Indonesia.
Baca Juga: Mengenal KAAN BLOCK 1 Calon Pesawat Tempur Siluman Indonesia
Kapal Selam MIDGET tipe DGK Italia ini, masuk dalam draft pernyataan menteri pertahanan Italia, terkait soal potensi skema imbal balik dari program hibah kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi ke Indonesia, dengan potensi nilai kontrak diperkirakan, capai 480 Juta Euro untuk pengadaan sebanyak 6 unit kapal selam MIDGET tipe DGK.
DGK sendiri merupakan tipe kapal selam ringan buatan DRASS Italia, yang dapat ditugaskan diberbagai kondisi perairan dangkal dan sulit dilakukan oleh kapal selam konvensional berukuran besar pada umumnya.
Melihat kondisi perairan Indonesia yang kompleks, dengan kedalaman air laut yang beragam.
Membuat kehadiran kapal selam kelas DGK ini, sangat berpotensi untuk memperluas kapasitas operasi laut Indonesia. Terutama di Zona pertahanan pesisir.
Dikutip dari beberapa sumber terpercaya, menyebut jika rencana akuisisi ini benar terjadi, maka Indonesia bakal jadi negara pertama yang akan mengoperasikan kapal selam kelas DGK dari Italia.
Dalam kerjasama ini, dikabarkan juga turut melibatkan perusahaan pertahanan dari Indonesia, yang dalam hal ini ialah Republik Palindo Indonesia, yang merupakan anak usaha dari perusahaan pertahanan Indonesia, REPUBLIKORP.
Dalam kerangka Kerjasama antara Republik Palindo Indonesia dan DRASS Italia, tidak hanya mencakup soal pemasokan unit Kapal Selam.
Melainkan juga melibatkan skema pengembangan bersama, yang dapat mendorong potensi adanya pembangunan kapal selam kelas DGK didalam negeri Indonesia.
Sejalan dengan itu kapal selam ini juga memiliki mode pengintaian dan kemampuan untuk menghindarkan kapal selam agar tidak terdeteksi oleh sistem anti kapal selam milik musuh.
Salah satu caranya ialah dengan kemampuan penyelaman konstan diangka 20 meter dibawah permukaan laut.
Selain itu untuk mendukung setiap operasinya, kapal selam jenis DGK juga dapat membawa sistem SDV atau kendaraan bawah laut seperti DRASS DS8 SDV.
Dimana alat ini dapat mendukung operasi pasukan khusus, untuk menjalankan misi dibawah permukaan laut, termasuk operasi spionase fasilitas bernilai musuh seperti kabel listrik, internet, hingga jaringan pipa gas dan bahan bakar bawah laut.
Selain itu kapal selam buatan Italia ini juga dibekali dengan sistem baterai lithium-ion, yang terintegrasi dengan sistem pembangkit listrik redundan.
Sehingga memiliki jangkauan operasional cukup jauh dan lebih sunyi dibawah permukaan laut.
Kemudian untuk mendukung kemampuan Kombatan dari kapal selam kelas DGK ini, ia dilengkapi dengan 4 sistem tabung peluncur torpedo.
Yang dapat membawa dan menembakkan beragam jenis torpedo kelas berat.
Jika Skema akuisisi ini, nantinya benar terjadi, maka Indonesia tidak hanya akan memperoleh unit kapal selam kelas DGK saja, melainkan juga akan terlibat dalam rantai produksi.
Menurut laporan dari berbagai sumber, menyebut jika nantinya Republik Palindo dari Indonesia akan jadi mitra produksi DRASS Italia, untuk pemenuhan kebutuhan pesanan Indonesia.
Sehingga turut membesarkan potensi kapal selam mini dari Italia tersebut, dapat diproduksi secara lokal di Indonesia.
SPESIFIKASI PLATFORM KAPAL SELAM MIDGET TIPE DGK BUATAN DRASS ITALIA.
- Panjang Badan Kapal: 34 meter
- Tinggi Badan Kapal: 7 meter
- Diameter Lambung Kapal: 3,5 meter
- Bobot Kapal: 200 – 300 ton
- Kemampuan Menyelam: 200 meter
- Kapasitas Kru: 9 Awak
- Kapasitas non-Kru: 7 Orang
- Kecepatan Max. Dibawah Laut: 4 knot
- Kecepatan Max. Diatas Permukaan: 15.9 knot
- Radius Operasional Kapal: 3.704 km
- Operasional Non-Stop: 40 hari
Baca Juga: Indonesia Bentuk KOMANDO RUDAL TNI AU Untuk Melindungi Wilayah Udara Nasional
Itu dia pembahasan tentang Spesifikasi Calon Kapal Selam Kelas DGK Indonesia.
Kunjungi selalu lintaspikiran.com untuk melihat beragam informasi seputar militer lainnya.



